3 Perbedaan Utama:
- Lab Bersertifikat: Kami adalah lab independen dengan sertifikasi ISO/IEC 27001:2022, bukan reviewer individu atau blog affiliate.
- Metodologi Standar: Menggunakan framework internasional (OWASP Mobile Top 10, NIST Cybersecurity Framework) dengan dokumentasi lengkap yang dapat diaudit.
- Scale Testing: 537 devices, 90 hari, 48K+ jam kumulatif - bukan hanya 1-2 devices dalam beberapa hari.
💡 Bonus: Semua raw data kami tersedia untuk peer review. Kami adalah satu-satunya lab di Indonesia yang membuka data testing untuk verifikasi independen.
GRATIS untuk pengguna umum! Sebagai lab riset independen yang didanai oleh program CSR tech companies dan grant pemerintah, kami berkomitmen untuk menyediakan penelitian berkualitas tinggi secara gratis untuk masyarakat Indonesia.
Yang Anda dapatkan gratis:
- Executive summary (halaman ini)
- Key findings dan recommendations
- Security audit results
- Performance benchmarks
Full technical report (256 halaman PDF) tersedia untuk: akademisi untuk riset, enterprise untuk compliance, dan developer untuk improvement - hubungi kami untuk access request.
Ya, dengan confidence level 95% untuk devices mainstream. Kami melakukan stratified sampling dengan 537 devices yang merepresentasikan:
- 23 brands (Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, Realme, dll)
- Android 5.0 - 14 (semua major versions)
- 2GB - 16GB RAM (entry to flagship)
- Snapdragon, MediaTek, Exynos (all major SoC)
Limitation: Hasil mungkin berbeda untuk custom ROM yang heavily modified (LineageOS, Resurrection Remix, dll) atau Android fork (HarmonyOS). Untuk device tersebut, margin of error bisa mencapai ±15%.
Kami sangat menghargai community feedback! Ada 3 channel untuk melaporkan issue:
Email: [email protected]
Response time: <24 jam | For: vulnerability, privacy concern, malware detection
Email: [email protected]
Response time: 3-5 hari | For: crash, performance issue, compatibility problem
Form: Contact page
Response time: 5-7 hari | For: question, suggestion, partnership
Bounty Program: Kami memberikan reward Rp 500K - 5 juta untuk security vulnerability yang valid (critical/high severity).